Agustus 14, 2010

Dua Diri

Sebelum menggambarkan Dua Belas Kekayaan, izinkanlah saya mengungkapkan sejumlah kekayaan yang sudah Anda miliki kekayaan yang barangkali tidak anda sadari.

Pertama-tama, saya ingin menyadarkan anda bahwa kepribadian anda jamak, meskipun anda mungkin beranggapan hanya memiliki satu. Anda dan semua orang setidaknya memiliki dua diri, bahkan banyak di antara kita yang memiliki lebih dari itu.

Ketika bercermin, anda menatap diri anda. Tapi itu adalah diri fisik, sekedar rumah tempat diri-diri anda yang lain bernaung. Dalam rumah itu, setidaknya ada dua individu yang senantiasa berseberangan.

Salah satunya adalah diri negatif, yang berfikir, bergerak, dan hidup dalam atmosfer keraguan, ketakutan, kemiskinan, dan kesehatan yang buruk. Ekspektasi diri negatif ini adalah kegagalan, dan kadang ia merasa kecewa. Diri ini berkubang dalam dunia penyesalan, sesuatu yang ingin anda tolak tetapi terpaksa anda terima, seperti kemiskinan, keserakahan, prasangka buruk, ketakutan, keraguan, kekecewaan, dan penyakit fisik.

“Diri” anda yang lain, adalah diri yang positif, yang berfikir dalam suasana yang dinamis, menguatkan dalam urusan kekayaan, kesehatan yang prima, percintaan dan persahabatan, pencapaian pribadi, visi yang kreatif, pengabdian kepada orang lain, dan yang dengan sigap memandu anda untuk mencapai rahmat-rahmat itu. Diri yang ini sajalah yang mampu mengenali dan mengalokasikan Dua Belas Kekayaan. Hanya diri ini sajalah yang mampu menerima Master-Key.

Ada lagi aset tak ternilai lainnya yang anda miliki, tapi mungkin tidak anda sadari, kekayaan tersembunyi yang kemungkinan tidak anda ketahui dan tidak anda manfaatkan. Di antaranya adalah sesuatu yang kami sebut “pusat getaran” dalam diri anda. Semacam saluran radio yang menyiarkan dan menerima serangkaian kepekaan tingkat tinggi, tersambung ke orang-orang yang dekat dengan anda dan lingkungan di sekitar anda. Unit yang dahsyat ini memancarkan segala pemikiran dan perasaan anda, juga menerima rangkaian pesan yang tak putus-putusnya dan yang sangat penting bagi keberhasilan hidup anda. Ia bagaikan sistem komunikasi dua arah yang tak kenal lelah, dengan kapasitas tak terhingga.

Stasiun radio anda ini beroperasi secara otomatis dan tak kenal henti. Ia bekerja selagi anda tidur, sebagaimana ketika anda terjaga. Dan stasiun ini senantiasa berada di bawah kendali salah satu di antara dua kepribadian utama anda. Kepribadian positif atau negatif.

Ketika kepribadian negatif anda yang memimpin, penerima sinyal anda yang sensitif hanya menangkap pesan-pesan negatif dari kepribadian negatif tak terhitung jumlahnya. Maka pantas saja jika kemudian anda berpikiran buruk seperti “Apalah gunanya?” dan “Aku tak mendapat kesempatan.” Barangkali tidak semua pikiran buruk terformulasikan melalui dua kalimat di atas. Tetapi intinya adalah pikiran yang membuat anda kecil hati, jika tidak putus asa sama sekali, terhadap diri anda sendiri dan membuat anda tidak menggunakan energi yang ada dalam diri untuk meraih keinginan anda. Pesan-pesan negatif diterima apabila diri negatif anda yang memegang kendali stasiun penangkap. Jika diri inilah yang diterima dan digunakan sebagai pemandu, maka tak ayal lagi kehidupan anda akan mengarah ke sesuatu yang berkebalikan dari yang anda pilih.

Tapi apabila diri positif lah yang memegang kendali, ia akan mengarah ke “pusat kearifan” anda. Ia hanya akan mengarahkan anda ke pesan-pesan yang mendorong semangat, berenergi-tinggi dan optimis. Pesan “Aku bisa melakukannya”, yang dapat anda terjemahkan ke padanan fisiknya yang setara dengan kemakmuran, kesehaan yang prima, cinta, harapan, keyakinan, ketenangan pikiran, dan kebahagiaan. Walhasil, nilai-nilai kehidupan yang didambakan manusia normal.


Dikutip dari buku : Secrets of Napoleon Hill’s Mind diterjemahkan dari The Master Key To Riches karya Napoleon Hill, p.6-9

Buku yang mendeskripsikan secara detail filosofi kesuksesan praktis masa kini dan menunjukkan pada Anda bagaimana meraihnya dalam setiap langkah kehidupan.

3 komentar:

  1. mmzz,,
    artikael nya menyadarkan saya,tentang diri saya.
    yang terkadang saya lupakan


    semoga bermanfaat

    BalasHapus

Copyright © / dillablog

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger